Syamsuddin Karlos Sosialisasi Perda Nomor 1 2014 Tentang Pembentukan Peraturan Daerah di Jeneponto

Terkini.id,Jeneponto-Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Syamsuddin Karlos, sosialisasi penyebarluasan peraturan daerah provinsi Sulawesi Selatan, Perda nomor 1 tahun 2014 tentang pembentukan peraturan daerah di Kabupaten Jeneponto.

Sosialisasi yang di dilaksanakan sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19 berlangsung di Kantor Desa Arungkeke Pallantikang Kecamatan Arungkeke Kabupaten Jeneponto, Sabtu, 11 Juli 2020.

Kegiatan tersebut sangat antusias diikuti oleh masyarakat Desa Arungkeke Pallantikang.

Baca Juga: Jeneponto Raih Penghargaan Kabupaten Terbaik Penyelesaian Tindak Lanjut

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Camat Arungkeke, Kepala Desa Arungkeke Palantikang, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta tokoh masyarakat,tokoh agama, pemuda, ormas dan tokoh perempuan.

Materi peraturan daerah nomor 1 tahun 2014 dipaparkan oleh pakar hukum Faisal Tumpu dan Anggota DPRD Jeneponto Hanafi Sewang.

Baca Juga: Humas Kominfo dan Protopim Lupuk dengan Pembukaan Pemusatan Pelatihan Calon...

Dalam sosialisasi tersebut, Syamsuddin Karlos menyampaikan, Untuk memenuhi kebutuhan atas Peraturan Daerah yang baik, maka perlu dibuat Peraturan Daerah.

“Pembetukan Perda harus dilaksanakan dengan cara dan metode yang pasti, baku dan standar yang mengikat semua lembaga yang berwenang membentuk Peraturan Daerah,” jelas Syamsuddin Karlos.

Sehubungan dengan peraturan daerah (Perda) nomor 1 tahun 2014 tentang pembentukan peraturan daerah, kata Syamsuddin Karlos, perlu di sosialisasikan.

Baca Juga: Humas Kominfo dan Protopim Lupuk dengan Pembukaan Pemusatan Pelatihan Calon...

“Perda harus disosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat Jeneponto, agar masyarakat dapat mengetahui dan memahami materi-materi yang terkandung dalam peraturan tersebut,” kata Syamsuddin Karlos.

Menurutnya, sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan wajib mensosialisasikan produk hukum daerah dan peraturan perundang-undangan.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai hari ini, Sabtu, 10 Juli hingga 12 Juli 2020,” ujarnya.

Dalam sosialisasi tersebut, sejumlah tokoh masyarakat juga menyampaikan aspirasinya.

Bagikan