Respons Rencana Pembangunan Smelter, Bupati Jeneponto Kumpulkan Stakeholder dan Pemangku Kepentingan

Terkini.id, Jeneponto – Pemerintah Kabupaten Jeneponto melakukan langkah cepat dalam menindak lanjuti kunjungan Investor Mitora Grup pada 4 November 2020 yang membahas tentang rencana pembangunan smelter.

Langkah awal yang dilakukan Pemkab Jeneponto yakni dengan melakukan pertemuan dengan stakeholder dan pemangku kepentingan, diruang rapat Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir, Kamis, 26 November 2020.

Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto Iksan Iskandar membahas terkait singkronisasi terkait rencana rencana pembangunan smelter di Butta Turatea.

Baca Juga: Bupati Jeneponto Kukuhkan Majelis Pertimbangan Penyelesaian Kerugian Daerah

“Pertemuan itu dilaksanakan pasca kedatangan investor sektor smilter di Kabupaten Jeneponto beberapa hari yang lalu, tujuannya untuk menyamakan persepsi dengan stakeholder dan pemangku kepentingan dalam rencana rencana pembangunan smelter,” kata Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi pimpinan,” Mustaufiq

Menurutnya, terkait  rencana pembangunan smelter, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar sangat merespon niat baik Investor Mitora Grup.

Baca Juga: Ini Sosok Kepemimpinan Gustiawan Ferdianto Menurut Bupati Jeneponto

“Bapak Bupati Jeneponto pada prinsipnya merespon baik para investor yang berminat menanamkan investasi di Jeneponto, Jeneponto saat ini memiliki potensi alam dan listrik yang mempuni,” ungkap mustaufiq. 

Lebih lanjut, Mustaufiq mengatakan, Bupati Jeneponto membuka ruang kepada para investor untuk menanamkan sahamnya di Butta Turatea.

“Bupati membuka pintu para investor dengan tetap mengedepankan regulasi yang seharusnya, serta tetap mengacu pada Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW), Pak Bupati akan segera menggenjot hal tersebut,” jelas Mustaufiq.

Baca Juga: Ini Sosok Kepemimpinan Gustiawan Ferdianto Menurut Bupati Jeneponto

Dimana sebelumnya, dua investor bertemu dengan Bupati Jeneponto yakni Mitora Grup dan Permata Sarana Mutiara menemui Bupati Jeneponto dalam membicarakan rencana kerja sama rencana pembangunan smelter dan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE).

Rencananya pembangunan tersebut akan di bangun di wilayah Kecamatan Binamu dan Tamalatea.

Bagikan