Pemkab Jeneponto Gandeng Kodim 1425 Tingkatkan Kualitas RTLH dan Rumah Dampak Bencana

Pemkab Jeneponto Gandeng Kodim 1425 Tingkatkan Kualitas RTLH dan Rumah Dampak Bencana
Pemkab Jeneponto Gandeng Kodim 1425 Tingkatkan Kualitas RTLH dan Rumah Dampak Bencana

Terkini.id, Jeneponto – Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar tanda tangani memorandum of understanding (MOU) dengan Komandan Kodim 1425, Letkol Inf Gustiawan Ferdianto tentang peningkatan kualitas rumah korban bencana dan rumah tidak layak huni (RTLH).

Penandatanganan MOU itu berlangsung di ruang Pola Panrannuanta kantor Bupati Jeneponto, jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Senin, 22 Februari 2021.

Hadir menyaksikan penandatanganan MOU itu, Wakil Bupati dan Sekda Jeneponto serta para Kepala OPD, Kabag, Staf Ahli dan Camat se Kabupaten Jeneponto.

Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Gustiawan Ferdianto, dalam sambutannya memaparkan garis garis besar tentang pelaksanaan MOU tentang peningkatan kualitas rumah korban bencana dan rumah tidak layak huni.

“MoU ini adalah bentuk kerjasama dengan Pemkab Jeneponto bersama Kodim Jeneponto terkait pelaksanaan program bantuan stimulan untuk rehab rumah bagi korban bencana alam dan rumah tidak layak huni,” kata Letkol Inf Gustiawan Ferdianto.

Pemkab Jeneponto Gandeng Kodim 1425 Tingkatkan Kualitas RTLH dan Rumah Dampak Bencana

Menarik untuk Anda:

Letkol Inf Gustiawan Ferdianto juga menyampaikan jumlah sasaran program bantuan stimulan rehab rumah bagi korban bencana alam dan rumah tidak layak huni.

“Adapun jumlah sasara sebanyak 23 unit rumah dengan rincian untuk peningkatan kualitas rumah korban bencana sebanyak 7 unit rumah dan rehabilitasi rumah tidak layak huni 23 unit rumah,” ungkap Letkol Inf Gustiawan Ferdianto.

Letkol Inf Gustiawan Ferdianto juga mengatakan, peningkatan kualitas rumah korban bencana dan rumah tidak layak huni akan dilaksanakan secara terbatas dengan istilah  ALADIN (Atap, Lantai dan Dinding).

 “Dalam kegiatan ini Kodim Jeneponto hanya sekedar membantu memaksimalkan yang sudah ada dari di Dinas Perumahan dengan kemampuan yang ada dari anggota Kodim Jeneponto,” jelasnya.

Sementara, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar dalam sambutannya mengatakan, Sektor perumahan masih merupakan indikator kemiskinan untuk setiap wilayah.

“Untuk itu salah satu upaya yang kita lakukan adalah kerjasama dengan Kodim Jeneponto untuk melakukan pembenahan pembedahan berbagai macam rumah-rumah penduduk yang perlu mendapatkan perhatian, baik itu rumah dampak bencana maupun rumah tidak layak huni,” ungkap Iksan Iskandar.

Menurutnya, walaupun programa yang dilaksanakan secara terbatas, Iksan Iskandar yakin jika hal itu dilakukan secara terus menerus akan sangat membantu masyarakat kurang mampu.

“Kita sangat berharap program ini dapat terlaksana dengan baik. Dan untuk mewujudkan itu, Dinas Perumahan dan Anggota Kodim dapat bekerja sama mendata yang dianggap perlu mendapatkan bantuan yang betul-betul rumahnya sudah tidak layak huni,” ujarnya.

Iksan Iskandar juga mengatakan, Dinas Kesehatan juga bisa bekerja sama melakukan kegiatan dengan Kodim karena ada beberapa aktivitas atau kegiatan yang harus ditangani bersama.

“Begitupun Dinas Pendidikan juga bisa bekerjasama dengan Kodim, dalam memberantas buta huruf dengan mendata penduduk yang tidak tahu membaca di desa,” tutup Iksan Iskandar.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Musda Ke-II KAHMI Jeneponto, Bupati dan Sekda Terpilih Presidium

Ketua Presidium KAHMI Sulsel Isyaratkan Iksan Iskandar Untuk Maju Calon Legislatif DPR RI

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar