Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Wakil Ketua DPRD Jeneponto Imam Taufiq Harap Pemerintah Lakukan ini

Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Wakil Ketua DPRD Jeneponto, Imam Taufiq Harap Pemerintah Lakukan ini
Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Wakil Ketua DPRD Jeneponto, Imam Taufiq Harap Pemerintah Lakukan ini

Terkini.id, Jeneponto – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto, Imam Taufiq Bohari, hadiri rapat kordinasi Bersama unsur Forkopimda.

Rapat Koordinasi yang membahas terakait kondisi stabilitas keamanan pasca bom bunuh diri di Makassar dan stabilitas ekonomi menjelang bulan Ramadhan, itu dipimpin oleh Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar dan dihadiri oleh Sekda Jeneponto, unsur Forkopimda, Kepala OPD, Kabag dan beberapa kepala wilayah kecamatan.

Rakor tersebut berlangsung di ruang Pola Panrannuanta Kantor Bupati Jeneponto, jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa, 30 Maret 2021.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Jeneponto, Imam Taufiq, menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan ibadah dalam bulan suci Ramadhan.

“Menghadapi bulan suci Ramadhan tahun ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, karena bulan suci Ramadhan tahun ini dalam suasana Pandemi Covid-19,” kata Imam Taufiq.

Menarik untuk Anda:

Legislator PPP itu berharap Pemerintah Kabupaten Jeneponto agar dapat mensosialisasikan terkait pelaksanaan ibadah dalam bulan Ramadhan dengan baik.

“Pemerintah harus memberikan penjelasan dengan baik kepada masyarakat, bahwa pelaksanaan ibadah dalam bulan Ramadhan, karena harus dengan penerapan protokol kesehatan, dengan memakai masker dan jaga jarak,” jelasnya.

Dimana dalam rapat koordinasi itu Kapolres, AKBP Yudha Kesit Dwijayanto dan Dandim 1425 Jeneponto juga memaparkan kondisi stabilitas keamanan Kabupaten Jeneponto, pasca bom bunuh diri di Makassar.

Pada kesempatan itu, Kapolres Jeneponto, AKBP Yudha Kesit Dwijayanto mengajak sinergitas lintas sektor dalam menjaga kestabilan keamanan di Kabupaten Jeneponto.

“Kami mengajak semua unsur pemerintahan untuk tetap menjaga kestabilan keamanan di wilayahnya masing-masing,” kata AKBP Yudha Kesit Dwijayanto.

AKBP Yudha Kesit Dwijayanto juga menekankan agar semua unsur pemerintahan di Desa dan Kelurahan untuk dapat mendeteksi warga yang masuk di wilayahnya masing-masing.

“Jadi Pemerintah Kelurahan dan Desa harus mengetahui warga yang masuk di wilayahnya masing-masing, sehingga kita dapat mencegah hal-hal yang dapat mengganggu kestabilan keamanan,” tegasnya.

Sementara, Dandi 1425 Jeneponto, Letkol Inf Gustiawan Ferdianto pada kesempatan itu menyamakan, Bahwasanya kondisi keamanan di Kabupaten Jeneponto masih dalam kondusif. 

“Namun kita tidak bisa berpuas diri. Kita semua harus mewaspadai dan mencegah masyarakat Jeneponto untuk hati-hati dalam bergaul di Makassar,” terang Letkol Inf Gustiawan Ferdianto.

Lebih lanjut, Letkol Inf Gustiawan Ferdianto. Mengajak Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk dapat memantau warganya yang berada di Makassar.

“Masyarakat Jeneponto banyak yang mencari nafkah dan menuntut ilmu di Makassar, mereka harus kita pantau, untuk itu kami imbau untuk waspada dalam bergaul ataupun mengikuti kegiatan yang tidak jelas,” ungkap Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Gustiawan Ferdianto.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sosialisasi Nilai-nilai Kebangsaan di Jeneponto, Anggota DPRD Sulsel, Vonny Ameliani Edukasi Masyarakat Tentang Keagamaan

Asrullah Pasrah Terbaring di Gubuk Pinjaman, Bupati Jeneponto Perintahkan Dinkes Tangani Warga Gowa itu

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar