Pilkades Serentak 2021, DPRD Jeneponto Siapkan Perda

Pilkades Serentak 2021, DPRD Jeneponto Siapkan Perda
Pilkades Serentak 2021, DPRD Jeneponto Siapkan Perda

Terkini.id, Jeneponto – Menjelang pemilihan kepala desa serentak, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jeneponto persiapkan peraturan daerah (Perda) tentang pemilihan kepala desa yang dilaksanakan serentak tahun 2021.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Jeneponto, Imam Taufiq Bohari dalam rapat koordinasi dengan unsur Forkopimda, Sekda Syafruddin Nurdin, OPD, Kabag dan Camat yang dipimpin oleh Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, Selasa, 30 Maret 2021.

“Tahun ini, akan dilaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) di 42 Desa yang ada di Kabupaten Jeneponto, tentunya kita berharap agar Pilkades dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” kata Imam Taufiq

Menurutnya, Pilkades serentak perlu mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Jeneponto, karena tentunya setiap kontestasi politik biasanya akan muncul riak riak yang tidak diinginkan.

“Untuk mencegah terjadinya sesuatu hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan Pilkades serentak, Alhamdulillah, kami di DPRD itu sudah menginisiasi dalam satu bentuk Perda tentang Pilkades serentak, itu kami sudah masukkan dalam program Propemperda,” ungkap Imam Taufiq. 

Menarik untuk Anda:

Propemperda tentang Pilkades serentak itu dipersiapkan untuk dijadikan dasar dalam melaksanakan Pilkades di Jeneponto untuk mengantisipasi terjadinya potensi terjadinya pelanggaran-pelanggaran dalam Pilkades.

“Dari pengalaman Pilkades yang lalu, terdapat sejumlah masalah mulai dari proses pencalonan sampai diproses perhitungan, Insya Allah, masalah yang biasa terjadi akan diantisipasi dengan Perda Pilkades yang akan kita upayakan disahkan sebelum Pilkades serentak tahun ini,” tutup Imam Taufiq.

Dimana dalam rapat koordinasi itu, Wakil Ketua DPRD Jeneponto, Imam Taufiq, menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan ibadah dalam bulan suci Ramadhan.

“Menghadapi bulan suci Ramadhan tahun ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, karena bulan suci Ramadhan tahun ini dalam suasana Pandemi Covid-19,” kata Imam Taufiq.

Legislator PPP itu berharap Pemerintah Kabupaten Jeneponto agar dapat mensosialisasikan terkait pelaksanaan ibadah dalam bulan Ramadhan dengan baik.

“Pemerintah harus memberikan penjelasan dengan baik kepada masyarakat, bahwa pelaksanaan ibadah dalam bulan Ramadhan, karena harus dengan penerapan protokol kesehatan, dengan memakai masker dan jaga jarak,” jelasnya

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sosialisasi Nilai-nilai Kebangsaan di Jeneponto, Anggota DPRD Sulsel, Vonny Ameliani Edukasi Masyarakat Tentang Keagamaan

Asrullah Pasrah Terbaring di Gubuk Pinjaman, Bupati Jeneponto Perintahkan Dinkes Tangani Warga Gowa itu

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar