Intip Penegasan Sekda saat Membuka Pra Musrenbang Tingkat Kabupaten Jeneponto

Intip Penegasan Sekda saat Membuka Pra Musrenbang Tingkat Kabupaten Jeneponto
Intip Penegasan Sekda saat Membuka Pra Musrenbang Tingkat Kabupaten Jeneponto

Terkini.id, Jeneponto –  Pemerintah Kabupaten Jeneponto melaksanakan pra musyawarah perencanaan pembangunan ( Musrembang) rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2022 tingkat Kabupaten Jeneponto.

Pra Musrenbang tingkat Kabupaten Jeneponto itu dibuka oleh Sekretaris daerah (Sekda) H M Syafruddin Nurdin yang dihadiri Wakil Ketua I dan 2 anggota DPRD Jeneponto, perwakilan OPD, Camat dan para delegasi dari 11 Kecamatan di Kabupaten Jeneponto.

Pra Musrenbang tahun anggaran 2022 itu dilaksanakan di diruang Pola Panrannuanta Kantor Bupati Jeneponto, jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Rabu, 31 Maret 2021.

Dalam sambutannya, Sekda, Syafruddin Nurdin mengatakan, berdasarkan RPJM nasional tahun 2018-2024 dan amanat undang-undang 23 tahun 2014, sasaran-sasaran pembangunan nasional dan daerah harus berfokus pada penanggulangan kemiskinan, peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, peningkatan dan pemerataan kesempatan kerja dan lapangan berusaha, peningkatan akses pelayanan publik, meningkatkan daya saing daerah dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

“Dokumen perencanaan pembangunan daerah termasuk RKPD Tahun 2022 harus melakukan pengarus utamaan atau mainstreaming dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah,” kata Syafruddin Nurdin.

Menarik untuk Anda:

Pra Musrenbang tingkat Kabupaten Jeneponto itu menurut, Syafruddin Nurdin, merupakan rangkaian dari pelaksanaan Musrenbang RKPD tingkat Kabupaten Jeneponto.

“Pra Musrenbang tingkat Kabupaten ini merupakan forum atau wadah untuk melakukan sinergitas, sinkronisasi, prioritisasi dan penajaman, kegiatan ini sebagai proses penyepakatan terhadap usulan yang masyarakat yang telah dibahas pada forum gabungan perangkat daerah dengan empat bidang gabungan yakni bidang pendidikan, bidang ekonomi dan sumber daya alam, bidang kesehatan dan bidang infrastruktur yang telah diverifikasi secara berjenjang dalam sistem informasi pemerintahan daerah,” ungkap Syafruddin Nurdin.

Pada kesempatan itu, Mantan Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Jeneponto itu juga menyampaikan situasi dan kondisi keuangan nasional yang tidak stabil akibat pandemi Covid-19 yang berimplikasi pada melemahnya kapasitas fiskal daerah.

“Dalam proses penyusunan RKPD Tahun 2022 harus benar-benar dilakukan perencanaan dan penganggaran yang berbasis pada prioritas atau yang disebut dengan (money follow program) dengan prinsip efektif, efisien dan ekonomis,” tegas  Syafruddin Nurdin.

Ia pun berharap, RKPD yang dibahas tersebut dapat menjadi rujukan utama dalam menyusun APBD tahun 2002.

“Kami berharap kegiatan ini merupakan media untuk mempertemukan aspirasi baik aspirasi yang berasal dari masyarakat melalui hasil musrembang maupun aspirasi yang berasal dari pokok-pokok pikiran DPRD hasil reses dan temu konstituen  sehingga tidak ada lagi kegiatan bersifat dadakan yang muncul ketika pembahasan APBD dilakukan, dalam artian semua aspirasi sudah dapat terakomodir melalui mekanisme perencanaan seperti yang dilaksanakan pada hari ini,”tutup  Syafruddin Nurdin.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sosialisasi Nilai-nilai Kebangsaan di Jeneponto, Anggota DPRD Sulsel, Vonny Ameliani Edukasi Masyarakat Tentang Keagamaan

Asrullah Pasrah Terbaring di Gubuk Pinjaman, Bupati Jeneponto Perintahkan Dinkes Tangani Warga Gowa itu

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar