Kolaborasi Dalam Vaksinasi Gotong Royong Terus Dilakukan Pemerintah

Terkini.id, Jakarta- Semangat kolaborasi dalam vaksinasi gotong royong terus dilakukan oleh pemerintah. Hal terlihat  dengan kedatangan vaksin

Covi-19 sejumlah 1.184,000 dosis atau setara 592.000 vial vaksin COVID-19
produksi Sinopharm. 

Vaksin tersebut tiba dengan pesawat Garuda Indonesia nomor GA 891, Senin, 19 Juli 2021.

Baca Juga: Sekda dan Kajari Jeneponto Pantau Pelaksanaan Vaksinasi, Warga Desa Banrimanurung...

Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo mengatakan, kedatangan vaksin itu merupakan tahap kelima rangkaian kedatangan vaksin Sinopharm untuk vaksin gotong royong yang saat ini sudah tiba sebanyak 5,5  juta dosis vaksin Sinopharm.

“Ini adalah bagian dari kontrak pasokan vaksin antara Kimia Farma dengan
Sinopharm sebesar 15 juta dosis vaksin untuk kebutuhan vaksinasi gotong
Royong,” kata Verdi Budidarmo dalam siaran persnya, Rabu, 21 Juli 202.

Baca Juga: Bagian Kesra Jeneponto Gelar Rapat Pemantapan Pelaksanaan Wisuda Santri TKA...

Menurut Verdi, kedatangan vaksin ini juga merupakan bagian dari target mengamankan dan menyuntikkan 20 juta dosis lewat opsi vaksin gotong royong
pada tahun 2021. Dia menegaskan, vaksinasi gotong royong adalah pilihan atau opsi tambahan mengakses vaksin bagi korporasi karyawan, keluarga, dan pihak terkait untuk mendukung tercapainya target vaksinasi nasional sebanyak 2 juta dosis perhari, dan tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Juga membantu WNA yang bertugas atau tinggal di Indonesia, agar mereka terlindungi,” katanya.

Dia menambahkan, ada semangat kolaborasi, gotong royong di sini. Apalagi ini juga untuk meringankan beban pendanaan pemerintah Indonesia. Pendanaannya mandiri dari Kimia Farma, sebagai anggota BUMN holding farmasi. Tanpa menggunakan APBN baik untuk pembelian vaksin maupun pengiriman dan pelaksanaan vaksinasinya.

Baca Juga: Pemkab Jeneponto Terus Galakkan Vaksinasi, 18,57 Persen Sasaran sudah Tercapai

“Kehadiran vaksin Sinopharm ditambah vaksin merek lainnya yang telah tiba dan
akan tiba nantinya menjadi bukti bahwa ketersediaan vaksin di Indonesia aman,” jelas Verdi.

Verdi meminta, masyarakat jangan ragu untuk divaksinasi karena Vaksin dapat mengurangi risiko sakit berat bila terpapar virus Covid-19 yang terus bermutasi ini. Dia tetap mengingatkan, yang tidak boleh dilupakan adalah disiplin pada protokol kesehatan dengan menjalankan 5M dan menjaga kesehatan serta mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan untuk membantu menurunkan laju penularan.

“Semoga kita semua sehat, dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” harapnya 
.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Umum KADIN Shinta Kamdani menambahkan,
dengan kedatangan ini memenuhi kebutuhan vaksinasi untuk pekerja dan
karyawan. Sekaligus memastikan vaksin untuk perusahaan sudah aman.

“Jadi untuk perusahaan yang telah mendaftar bisa melakukan vaksinasi. KADIN tidak tinggal diam dalam masa pandemi yang sulit dan telah merenggut banyak korban. KADIN berkontribusi dalam program vaksinasi melalui skema vaksinasi gotong royong dan mendukung Kimia Farma untuk melaksanakan vaksinasi kepada pekerja dan keluarganya dengan perusahaan membayar secara mandiri,” ungkap Shinta.

Menurut Shinta, KADIN juga meluncurkan program KADIN Indonesia “Perang
Melawan Pandemi” karena Indonesia tidak sedang baik-baik saja. 

“Saat ini Indonesia menghadapi berbagai pertempuran: vaksinasi, RS darurat, oksigen, alat kesehatan, obat-obatan dan yang lainnya. Untuk itu, dia juga mengimbau bagi perusahaan yang mampu mengambil opsi vaksinasi gotong royong untuk meringankan beban pemerintah dengan menanggung biaya vaksin untuk para pekerjanya.

“KADIN mendukung penuh setiap langkah dan kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19, termasuk PPKM Darurat, sebagai wujud gotong royong memerangi pandemi dan ikhtiar kita untuk membantu masyarakat dalam pandemi,” tutup Shinta.

Bagikan