Gelar Sosialisasi Jaring Smart, Kadinkes Jeneponto Harap Remaja Menjadi Promotor Kesehatan

Terkini.id, Jeneponto – Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto sasar Desa untuk melaksanakan sosialisasi dan edukasi jaring smart. Kali ini kegiatan tersebut digelar di Kantor Desa Pappalluang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Sabtu, 28 Agustus 2021. 

Sosialisasi dengan tema menjaring remaja peduli kesehatan persiapan menjadi orang tua berkualitas itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Sosial Jeneponto, Syusanty A Mansyur didampingi Sekretaris Camat Bangkala Barat.

Hadiri dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Pappaluang, Ketua TP PKK Desa Pappalluang, Ketua BPD,  Pendamping Desa, KPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pihak Puskesmas Bangkala, beberapa perwakilan Ormas, OKP serta kader kesehatan dan para kepala Dusun.

Gelar Sosialisasi Jaring Smart, Kadinkes Jeneponto Harap Remaja Menjadi Promotor Kesehatan

Baca Juga: Operasi Patuh, Satlantas Polres Jeneponto Edukasi Masyarakat Terkait Pentingnya Menerapkan...

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Susanti, mengatakan, sosialisasi dan edukasi jaring smart merupakan bentuk dari aksi perubahan Dinkes Jeneponto dalam menjaring remaja peduli kesehatan persiapan menjadi orang tua yang berkualitas.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan program jaring Smart sebagai aksi perubahan Dinkes tahun 2021, dimana kita menjaring remaja peduli kesehatan persiapan menjadi orang tua berkualitas,” ungkap Syusanty.

Baca Juga: Bagian Kesra Jeneponto Gelar Rapat Pemantapan Pelaksanaan Wisuda Santri TKA...

Syusanty berharap kedepan remaja di Jeneponto menjadi agent of Change di lingkungannya masing masing sebagai konselor kesehatan dan promotor kesehatan.

“Dengan komitmen adanya kegiatan jaring Smart, remaja diharapkan sebagai promotor kesehatan dalam mewujudkan kesehatan masyarakat,” harapnya.

Gelar Sosialisasi Jaring Smart, Kadinkes Jeneponto Harap Remaja Menjadi Promotor Kesehatan

Lebih lanjut Syusanty memaparkan, jaring smart secara etimologi mempunyai makna sebuah proses menemukan, Kenali masalah remaja sekaligus mempersiapkan generasi yang SMART yang dimulai sejak dini.

Baca Juga: Ketua Fraksi PAN DPRD Sulsel Sosialisasi Perda Tentang Fasilitas Percepatan...

“Remaja merupakan calon pemimpin dan penggerak pembangunan manusia di masa depan. Mekanisme peningkatan kesehatan remaja melalui pemanfaatan remaja sebagai konselor sebaya, terkait permasalah remaja yang berkontribusi terhadap penurunan kejadian stunting , Kematian Ibu dan Kematian Bayi,” jelas Syusanty.

Syusanty mengatakan, kondisi yang diharapkan yakni meningkatnya wawasan dan keterampilan remaja sebagai konselor sebaya yang mampu berperan startegi sebagai mediator atau penghubung atau pemberi mediasi antara sesama remaja. 

“Peningkatan wawasan dan keterampilan diharapkan dapat mengatasi masalah kelompok remaja serta dapat memberikan pengaruh baik untuk mempersiapkan menjadi orang dewasa yang sehat dan produktif baik sosial maupun ekonomi,” terangnya.

Gelar Sosialisasi Jaring Smart, Kadinkes Jeneponto Harap Remaja Menjadi Promotor Kesehatan

Sosialisasi itu menurut Syusanty memiliki tujuan jangka pendek yaitu terlaksananya penjaringan remaja peduli kesehatan persiapan menjadi orang tua berkualitas 100 orang di 20 lokus dan menurunnya Angka kejadian dan prevalensi Stunting di 20 Desa dan Kelurahan Lokus di Kabupaten Jeneponto. 

“Jangka menengah, menurunkan angka kejadian dan prevalensi Stunting, angka kematian lbu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di 50 Desa/Kelurahan di Kabupaten Jeneponto dan jangka panjang Menurunkan angka kejadian dan prevalensi Stunting. Angka Kematian lbu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di 113 Desa/Kelurahan di Kabupaten Jeneponto,” pungkasnya.

Menurutnya, Output kegiatan itu merupakan hasil yang dicapai dalam jangka pendek pada proyek perubahan ini, yakni menurunnya angka kejadian dan pravelensi stunting di 20 Lokus dengan 100 remaja yang peduli stunting.

“Setelah tercapainya output proyek perubahan ini, maka outcome yang ingin dicapai adalah Terwujudnya Jeneponto bebas Stunting Tahun 2023, untuk itu kita sangat mengharapkan dukungan dari Stakeholder, adanya Penguatan pada remaja serta akses dan manfaat media,” tutup Syusanty.

Bagikan