Bawaslu Jeneponto Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Lewat Lomba Video Pendek, ini Harapannya

Terkini.id, Jeneponto – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jeneponto menggelar sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif  dengan tema lawan berit hoax, ujaran kebencian dan sara dan tolak politik uang dengan melibatkan pemilih pemula.

Kegiatan sosialisasi tersebut dikemas dalam lomba video pendek pengawasan pemilu partisipatif tingkat SMA sederajat yang dimulai sejak bulan Juni 2021.

Puncak sosialisasi itu dilaksanakan dalam acara pengumuman pemenang lomba video pendek pengawasan pemilu partisipatif yang berlangsung di kantor Bawaslu, jalan Ishak Iskandar, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa, 31 Agustus 2021.

Ketua Bawaslu Jeneponto, Saiful

Baca Juga: Sekda dan Kajari Jeneponto Pantau Pelaksanaan Vaksinasi, Warga Desa Banrimanurung...

Hadir dalam acara itu, Ketua dan pimpinan Bawaslu Jeneponto, Ketua dan anggota KPU Jeneponto, Kepala Sekolah SMA sederajat yang mengikuti lomba dan para peserta lomba.

Ketua Bawaslu Jeneponto, Saiful dalam sambutannya mengatakan, dalam pelaksanaan Pemilihan umum (Pemilu) atau pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan salah satu cara perwujudan kedaulatan rakyat. dalam menjamin baik dari jaminan kualitas proses maupun jaminan kualitas. Untuk mewujudkan jaminan tersebut diperlukan partisipasi setiap lapisan masyarakat termasuk kalangan pemilih pemula. 

Baca Juga: Operasi Patuh, Satlantas Polres Jeneponto Edukasi Masyarakat Terkait Pentingnya Menerapkan...

“Dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017, negara memberi mandat kepada Bawaslu untuk memberikan kesempatan seluas-Iuasnya kepada masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam proses pemilu maupun pemilihan kepala daerah dalam pengawasan partisipatif,” kata Saiful.

Kordinator Revisi Pengawasan Bawaslu Jeneponto, Hamka Lau

Menurutnya, salah misi Bawaslu adalah mendorong pengawasan partisipasi masyarakat dalam pemilu, dimana tingkat pengawasan masyarakat masih rendah.

“Masyarakat belum terlibat jauh dalam pengawasan di setiap tahapan pemilu. Untuk itu sosialisasi pengawasan partisipatif ini dapat mengedukasi masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan pemilu, karena semakin tinggi partisipasi masyarakat makan akan mewujudkan pemilu yang berkualitas,” jelasnya.

Baca Juga: Bupati Jeneponto Terima Kunjungan Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, ini...

Sementara, Kordinator devisi pengawasan Bawaslu Jeneponto, Hamka Lau mengatakan, Untuk mengedukasi masyarakat agar aktif terlibat dalam pengawasan pemilu, Bawaslu Jeneponto melaksanakan kegiatan lomba video pendek yang pesertanya pelajar di tingkat SMA, SMK, dan MA se Kabupaten Jeneponto. 

“Bawaslu Jeneponto mendorong semua pihak, khususnya pemilih pemula untuk aktif dalam mengedukasi masyarakat lewat kreasi video pendek agar masyarakat bisa lebih aktif dalam pengawasan pemilu partisipatif, pelaksanaan Iomba ini diharapkan para pelajar memiliki peran aktif dalam mengkampanyekan tolak politik uang, melawan hoax, ujaran kebencian dan sara melalui video kreatif dan edukatif,” ungkap Hamka.

Bawaslu Jeneponto Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Lewat Lomba Video Pendek, ini Harapannya

Hamka menambahkan, hal yang mendasari pelaksanaan Iomba video pendek itu karena mengingat daya jangkau yang kuat melalui jaringan internet yang semakin mudah diakses oleh masyarakat luas.

“Selain itu juga memberikan edukasi kepada masyarakat dalam bentuk yang berbeda, serta mendorong pengetahuan dan kreatifltas pelajar dalam membuat konten edukatif dalam edukasi pemilu,” pungkasnya.

Mengakhiri sambutannya, Hamka menyampaikan ucapan terima kasih kepada sekolah yang mengutus timnya untuk mengikuti lomba pendek pengawasan partisipatif.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua peserta lomba video pendek pengawasan pemilu partisipatif yang mampu menterjemahkan tema sosialisasi ini demi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat khususnya pada tingkatan pemilih pemula,” tutup Hamka Lau.

Bagikan