Pelaku Penganiayaan Guru SMPN 3 Binamu Terancam Pasal 351 KUHP, 2 Tahun Penjara Menanti

Terkini.id, Jeneponto – Kasus Penganiayaan terhadap salah seorang guru sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 3 Binamu telah ditangani oleh pihak Kepolisian. Pelaku sudah ditahan dan terancam 2 tahun Penjara.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Binamu, Iptu Baharuddin kepada terkini.id, saat ditemuai di ruang kerjanya, Jumat, 28 Januari 2022 sekitar pukul 15.55 Wita.

“Penanganan kasus tersebut kami tangani secara tegas dan profesional. Kita telah melakukan penyelidikan hingga penyidikan,” kata Iptu Baharuddin.

Baca Juga: Bupati Jeneponto Serahkan secara Simbolis Insentif Guru Mengaji TK TPA...

Dari hasil penyelidikan hingga penyidikan katat Iptu Baharuddin, pelaku SP yang merupakan wali siswa yang diduga merokok diarea sekolah sudah ditahan.

“Surat perintah penahanan sudah ada dan pelaku sudah ditahan, pelaku mengakui perbuatannya karena tidak terima sanksi yang diberikan kepada kemenakannya,” jelas Iptu Baharuddin.

Baca Juga: Ketua DPRD Jeneponto Harap Polisi dapat Mengungkap Pelaku Pembakaran Mobil...

Ditanya sanksi yang diberikan kepada siswa yang diduga merokok, Iptu Baharuddin mengatakan, korban memberikan sanksi untuk merokok dengan sebatang rokok yang telah dicelupkan ke kotoran ayam.

“Siswa disuruh kembali merokok, tapi sebelum rokon itu diisap disuruh celupkan dulu ke kotoran ayam,” ungkapnya.

Terkait dengan motif sehingga pelaku dengan inisial SP melakukan penganiayaan, Iptu Baharuddin menyebut pelaku tidak terima sanksi yang diberikan ke kemenakannya.

Baca Juga: Ketua DPRD Jeneponto Harap Polisi dapat Mengungkap Pelaku Pembakaran Mobil...

“Karena tidak terima sanksi yang diberlakukan kepada anaknya, orang tua/wali siswa datang ke sekolah untuk mempertanyakan kepada korban kenapa sanksi yang tidak wajar itu diberikan kepada siswa. Karena mungkin tidak tahan emosi sehingga pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban,” ujarnya.

Terkait dengan pasal KUHP yang disangkakan, Iptu Baharuddin mengatakan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Pasal yang disangkakan yaitu pasal 351 ayat 1 KUHP dengan hukuman penjara selama-lamanya dua tahun delapan bulan,” tutup Iptu Baharuddin.

Dimana sebelumnya diberitakan Seorang guru sekolah menengah pertama (SMP) negeri 3 Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan diduga dianiaya oleh keluarga siswa yang didapati merokok di dalam kelas sekolah.

Kejadian penganiayaan itu terjadi di dalam salah satu ruangan kelas SMP negeri 3 Binamu yang terletak di jalan Pendidikan, Kelurahan Monro-monro, Kecamatan Binamu,.Jeneponto, Rabu, 26 Januari 2022, sekitar pukul 14.00 wita.

Guru yang menjadi korban penganiayaan itu bernama Muh Sabir Lallo (42), merupakan warga Tanrusampe, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu.

Sementara pelaku diduga berinisial SP (31) warga kampung Kassi-Kassi, Kelurahan Monro-monro,  Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Bagikan