Penjaringan Kandidat pada Konfercab HMI Cabang Jeneponto Menuai Sorotan, Apa Dasar Pembandingnya SC

Terkini.id, Jeneponto – Penjaringan kandidat  pada Konferensi Cabang  (Konfercab) ke-IV Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jeneponto munuai sorotan dan pertanyakan transparansinya. 

Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang kader HMI Cabang Jeneponto, Rosmini, kepada terkini.id, Selasa, 1 Maret 2022, yang menduga tidak adanya transparansi dalam verifikasi berkas para kandidat dalam proses tahapan penjaringan Konfercab ke-IV HMI Cabang Jeneponto.

Menurutnya, dalam penjaringan pertama yang berlangsung pada 12 Februari 2022, 4 orang kandidat yang mendaftar dinyatakan tidak lolos oleh Steering Commite. Namun anehnya pada tahapan penjaringan kedua, 25 Februari 2022, dari 4 orang kandidat yang mendaftar, Steering Commite meloloskan 2 kandidat. Hal itulah yang membuat beberapa kader HMI Cabang Jeneponto itu bertanya, kenapa bisa bakal calon yang tidak lolos di penjaringan pertama tiba-tiba diloloskan pada penjaringan kedua.

Baca Juga: Jeneponto Raih Penghargaan Kabupaten Terbaik Penyelesaian Tindak Lanjut

“Kami hanya ingin transparansi terkait alasan yang jelas kenapa dua kandidat itu lolos dipenjaringan kedua, padahal sudah dinyatakan tidak lolos di penjaringan pertama, apa dasar pembandingnya SC,” jelas Rusmini.

Rusmini menginginkan transparansi Steering Commite Konfercab ke-IV HMI Cabang Jeneponto.

Baca Juga: Humas Kominfo dan Protopim Lupuk dengan Pembukaan Pemusatan Pelatihan Calon...

“Yang kita inginkan adalah transparansi terkait alasan yang jelas kenapa dua kandidat itu lolos dipenjaringan kedua, padahal sudah dinyatakan tidak lolos di penjaringan pertama, apa dasarnya steering commite,” Tegas Rusmini.

Ketua HMI Cabang Jeneponto, Amrullah yang dimintai tanggapannya terkait hal tersebut mengatakan, Pada penjaringan pertama semua bakal calon tidak bisa memenuhi syarat yang telah ditetapkan, sehingga dibuka kembali penjaringan ke dua.

“Dari 4 orang yang mengembalikan formulir, 2 orang telah memenuhi syarat. Untuk transparansi,  yang bisa menjelaskan itu adalah steering committe selaku pengarah yang memperivikasi berkas bakal calon,” kata Amrullah.

Baca Juga: Humas Kominfo dan Protopim Lupuk dengan Pembukaan Pemusatan Pelatihan Calon...

Sementara, koordinator steering committe Konfercab ke-IV HMI Cabang Jeneponto, Ahmadi mengatakan, steering commuter menggugurkan semua bakal calon di penjaringan pertama karena berkas tidak lengkap dan rekomendasi yang bermasalah.

“Terkait dengan penjaringan kedua tentu kami masih membuka peluang kepada siapapun kader HMI yang mau ikut berkontekstasi termasuk yang digugurkan kemarin dpenjaringan pertama dan yang mendaftar kembali adalah 4 orang yang digugurkan di penjaringan pertama, dari hasil ferevikasi semua bakal calon, ada 2 bakal calon yang punya rekomendasi yang dianggap memenuhi persyaratan sebagai calon,” jelas Ahmadi.

Ditanya terkait seperti apa rekomendasi yang dianggap memenuhi persyaratan, sedangkan 2 pendaftar yang digugurkan juga masing-masing memiliki rekomendasi, Ahmadi mengaku ada beberapa hal yang menjadi catatan steering commite.

“Ada beberapa hal yang menjadi catatan kami SC, yang pertama, pengurus cabang Jeneponto preode Amrullah Serang hanya 1 SK dan pelantikan komisyariat, yang kedua, tidak ada dasarnya mengeluarkan rekomendasi karena masih berstatus permatur dan Rapat Anggota Komisariat tidak diakomudir atau sepengetahuan cabang,(ketua umum, sekertaris umum dan PAO). Jadi kami tentunya hanya memberlakukan hal yang punya dasar hukum yang mengikat yaitu SK lama,” terangnya.

Namun yang menjadi pernyataan apakah masa kepengurusan SK lama itu masih berjalan atau sudah sampai masa kepengurusannya,”Apakah masa periode SK lama itu masih berjalan atau sudah berakhir dan apakah pengurus yang sudah berakhir masa jabatannya bisa mengeluarkan rekomendasi,” tanya Rusmini.

Bagikan