Pengunjuk Rasa Desak Bupati Jeneponto Copot Direktur RSUD Latopas

Terkini.id, Jeneponto – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam koalisi pemuda mahasiswa (KPM) menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor Bupati, jalan Lanto Daeng Pasewang dan kantor Kejari di jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis, 24 Maret 2022.

Dalam aksi unjuk rasa itu, mereka menyampaikan aspirasinya sesuai hasil investigasi di lapangan dan beberapa laporan masyarakat, terkait dugaan korupsi di RSUD Lanto Daeng Pasewang (Latopas) Jeneponto.

“Kuat dugaan di tubuh RSUD Latopas diselimuti dengan beberapa permasalahan, seperti pelayanan dan banyaknya dokter terlambat,” terang Dhedi Arsandi.

Baca Juga: Jeneponto Raih Penghargaan Kabupaten Terbaik Penyelesaian Tindak Lanjut

Selain itu, par aktivis itu  juga menduga adanya indikasi dugaan korupsi dalam pelaksanaan rehab, pengadaan alat kesehatan dan ambulans dengan dan alokasi khusus (DAK) kurang lebih 28 Miliar tahun anggaran 2021.

“Dalam realisasi pekerjaan dan pengadaan tersebut banyak ketimpangan,.kondisi bangunan yang direhab belum selesai 100 persen, sangat berbanding terbalik dengan penyampaian PPK,”jelas Dhedi.

Baca Juga: Humas Kominfo dan Protopim Lupuk dengan Pembukaan Pemusatan Pelatihan Calon...

Dalam tuntutannya, para aktivis yang berunjuk rasa itu mendesak Bupati Jeneponto, untuk mencopot Direktur RSUD Latopas, drg Bustamin.

Bukan hanya mendesak Bupati Jeneponto, pengunjuk rasa juga mendesak Kejari Jeneponto untuk memanggil Direktur RSUD  Latopas, PPK dan PPTK kegiatan tersebut.

“Tangkap dan adili pelaku kejahatan di tubuh RSUD Latopas, tegakkan supermasi hukum,” tegasnya

Baca Juga: Humas Kominfo dan Protopim Lupuk dengan Pembukaan Pemusatan Pelatihan Calon...

Sementara Direktur RSUD Latopas Jeneponto, drg Bustamin saat menerima spirasi para aktivis itu menyampaikan terima kasih atas aspirasiny,” Insya Allah kedepan akan terus dilakukan perbaikan,” singkat drg Bustamin.

Bagikan