Hari Kedua Pemetaan dan Analisis Situasi Program Stunting, Tim Iney Paparkan Materi ini

Terkini.id, JenepontoHari kedua pertemuan pemetaan dan analisis situasi program stunting tingkat Kabupaten Jeneponto, tim Iney Kementerian dalam negeri (Kemendagri), Lukman Hakim membawakan materi analisis situasi , pemetaan program dan rencana kegiatan.

Pertemuan itu berlangsung di Hotel Pelita Turatea, jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis, 21 April hingga Jumat, 22 April 2022.

Hadir dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari beberapa OPD instansi terkait, para Sub Koordinator Dinkes dan para pengelola laporan surveilans Dinkes.

Peserta pertemuan pemetaan dan analisis situasi program penurunan stunting tingkat Kabupaten Jeneponto

Baca Juga: Tangani Stunting, Sejumlah Program di Desa Turatea Timur Telah Disepakati

Di hari kedua itu, Lukman Hakim menjelaskan, Lokus Stunting tahun 2023 sudah ditentukan, yakni sebanyak 25 Desa dan Kelurahan.

“Penentuan lokus Stunting ditentukan pada data keluarga berisiko stunting. Untuk penanganannya, Pemerintah dapat melakukan evalusi kinerja program, Adanya komitmen bersama, pembagian tugas yang jelas antar stakeholders hingga ke tingkat Desa dalam melakukan percepatan pencegahan stunting,” jelas Lukman Hakim.

Baca Juga: Percepat Penanganan dan Pencegahan Stunting, Kelurahan Bulujaya Rembuk dengan Stakeholder

Lebih lanjut, Lukman Hakim menjelaskan untuk mempercepat tata kelola percepatan penurunan stunting perlu pemetaan program, rencana kegiatan dan sumber anggaran.

“Analisis situasi dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi stunting dan cakupan atau capaian 24 indicator terkait dengan intervensi spesifik dan sensitive di setiap Desa/Kelurahan yang menjadi lokus stunting,” jelasnya.

Peserta pertemuan pemetaan dan analisis situasi program penurunan stunting tingkat Kabupaten Jeneponto

Menurutnya, analisis situasi sangat mengandalkan kersediaan data yang up to date di lapangan.  

Baca Juga: Percepat Penanganan dan Pencegahan Stunting, Kelurahan Bulujaya Rembuk dengan Stakeholder

“Jika data tidak tersedia, atau tersedia tapi tidak update maka akan menghasilkan gambaran situasi yang salah.  Gambaran situasi yang salah akan menghasilkan rekomendasi kebijakan/program yang salah,” ujarnya.

Pemetaan program, kegiatan dan anggaran, kata Lukman, dilakukan untuk mengidentifikasi keberadaan intervensi prioritas yang diperlukan untuk penurunan stunting.

“Format yang digunakan lebih detail jika dibandingkan dengan yang ada 8 Aksi.  Tapi pada ujungnya akan sama dengan format yang ada pada table pemetaan program pada Aksi 1, jadi mengacu saja pada DPA,” ujarnya.

Bagikan