Pemkab Jeneponto Dengan Tegas Sikapi Oknum ASN yang Jadi Wartawan
Komentar

Pemkab Jeneponto Dengan Tegas Sikapi Oknum ASN yang Jadi Wartawan

Komentar

Terkini.id, Jeneponto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto, menyikapi adanya oknum Aparatur Sipil negara (ASN) yang mengaku sebagai wartawan.

Dalam menyikapi hal tersebut, Pemkab Jeneponto melalui Plt Kepala Dinas Kominfo, Mustaufiq dalam konfrensi Pers di Warkop Berlian, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Rabu, 1 Juni 2022.

Dalam konferensi pers itu, Mustaufiq menegaskan sesuai etik, ASN tidak bisa merangkap jabatan, pekerjaan yang bertentangan dan bertolak belakang dengan tupoksi sebagai ASN.

“Tidak menutup kemungkinan bisa jadi manakala seorang PNS menjadi wartawan, terjadi pembocoran yang sifatnya rahasia dalam internal Pemerintah,” kata Mustaufiq.

Dalam menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Jeneponto akan mengambil langkah untuk memberantas oknum ASN yang juga menjadi wartawan dan atau LSM.

Baca Juga

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan berkoordinasi dengan yang berwenang untuk melakukan kajian untuk mengeluarkan surat edaran, yang kita akan keluarkan terkait etika ASN yang merangkap sebagai wartawan atau lembaga swadaya masyarakat (LSM),” jelas Mustaufiq.

Menurutnya, itu akan dilakukan untuk menghindari terjadinya benturan kepentingan, karena ASN adalah birokrat yang melayani dan mendapat kontrol sosial dari masyarakat.

“Untu itu Pemerintah daerah akan melakukan kajian untuk mengeluarkan surat edaran kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto,”katanya

Surat edaran yang akan dikeluarkan, kata Mustaufiq bertujuan untuk memberikan peringatan dan larangan kepada ASN Lingkup Pemkab Jeneponto yang memiliki profesi ganda, apakah merangkap sebagai Wartawan atau LSM.

“Saya sebenarnya mengambil sisi positifnya, temuan teman teman jurnalis ternyata masih ada saja ASN yang menjadi wartawan dan LSM, Insya Allah kedepan kita akan melakukan perbaikan,” jelas Mustaufiq.