Ribuan Tenaga Honorer Pemkab Jeneponto Bakal jadi Pengangguran

Terkini.id, Jeneponto – Ribuan Tenaga Honorer Pemkab Jeneponto Bakal jadi Pengangguran, pasalnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo, resmi menghapus tenaga honorer di seluruh instansi pemerintah maupun pemerintah Kabupaten Kota 

Penghapusan tenaga honorer di instansi pemerintah ini tertuang dalam surat Menteri PANRB Nomor B/185/M.SM.02.03/2022 tentang Status Kepegawaian di Lingkungam Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Terkait dengan beredarnya surat Menpan RB itu, menjadi perbincangan sejumlah tenaga honorer di beberapa instansi di lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Baca Juga: Jeneponto Raih Penghargaan Kabupaten Terbaik Penyelesaian Tindak Lanjut

“Jika surat itu benar, asib kami tenaga honorer yang sudah mengabdi kurang lebih 10 tahun dihapus Pemerintah, pengabdian kepada daerah dihapus secara langsung oleh Pemerintah, tentunya dengan adanya surat Menpan RB itu sangat berpotensi semakin menambah pengangguran, khususnya di Jeneponto,” kata salah seorang tenaga honorer yang enggan disebut namanya.

Sementara, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Informasi dan Aparatur BKPSDM Jeneponto, Andi Badaria Poke saat di temui di Kantor Bupati, Kamis, 9 Juni 2022 membenarkan adanya surat Menpan RB tersebut.

Baca Juga: Humas Kominfo dan Protopim Lupuk dengan Pembukaan Pemusatan Pelatihan Calon...

“Surat itu sudah kita terima, dalam surat Menteri PANRB Nomor B/185/M.SM.02.03/2022 itu berlaku efektif mulai 28 November 2023, jadi Pemerintah daerah diarahkan untuk melakukan pemetaan,” kata Andi Badaria Poke.

Andi Badaria Poke mengaku masih menunggu bagaimana instruksi selanjutnya dari Menpan RB.

“Kita masih menunggu petunjuk selanjutnya, karena didalam surat tersebut tenaga honorer yang bersyarat diarahkan untuk mendaftar CPNS dan PPPK, namun belum ada juknisnya, data pertahun 2017 tenaga honorer di instansi lingkup Pemkab Jeneponto kurang lebih 8.000,” ujarnya.

Baca Juga: Humas Kominfo dan Protopim Lupuk dengan Pembukaan Pemusatan Pelatihan Calon...

Sedangkan, Sekretaris BKPSDM Jeneponto, Taufik mengatakan, Pemkab Jeneponto kekurangan pegawai negeri sipil (PNS).

“Jumlah PNS lingkup Pemkab Jeneponto 5.300, rasionalnya kita butuh 1200 PNS, itu belum termasuk yang pensiun tahun 2021 dan tahun ini,” kata Taufik.

Lebih lanjut Taufik mengatakan, jumlah PNS yang pensiun setiap tahun itu minimal kurang lebih 170 orang.

“PNS yang pensiun tahun 2021 sebanyak 170 orang dan tahun 2022 ini 240 orang, berarti dalam dalam 2 tahun ini 410 PNS yang pensiun, sementara tidak ada perekrutan CPNS, artinya PNS berkurangan 410 orang dalam dua tahun ini,” ungkapnya.

Bagikan