Persentase Penduduk Miskin Jeneponto Mengalami Penurunan Signifikan

Terkini.id, Jeneponto – Progres penanganan kemiskinan dari tahun 2010 hingga 2021 di Kabupaten Jeneponto mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Dimana pada tahun 2010 data persentase penduduk miskin Kabupaten Jeneponto berada pada angka 19,09 persen dan tahun 2021 tersisa 14,28.

Penurunan persentase penduduk miskin Jeneponto dari tahun 2010 hingga 2021 mencapai 4,81 persen.

data Persentase Penduduk Miskin (P0) Menurut Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan

Baca Juga: BPJS Kesehatan Jeneponto Dorong Universal Health Coverage Dangan Kerjasama Kejari

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jeneponto, Muhammad Kamil saat ditemui di ruangannya, Selas 21 Juni 2022.

“Progres penanganan kemiskinan di Jeneponto mengalami penurunan yang signifikan,” kata Muhammad Kamil.

Baca Juga: DPD PAN Jeneponto Rekomendasikan 8 Nama Calon Presiden, 3 Gubernur

Menurutnya, angka penurunan persentase penduduk miskin tiga tahun terakhir dari tahun 2019 hingga 2021, Jeneponto merupakan Kabupaten/Kota yang tertinggi mengalami penurunan persentase penduduk miskin di Sulawesi Selatan.

“Jadi penanganan kemiskinan di Kabupaten Jeneponto merupakan Kabupaten/kota yang terbaik di Sulawesi Selatan dari tahun 2019 hingga 2021,” kata Kepala BPS Jeneponto, Muhammad Kamil.

data Persentase Penduduk Miskin (P0) Menurut Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan

Dari capaian penurunan persentase penduduk miskin itu kata Muhammad Kamil, penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Jeneponto tak lepas dari kinerja Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Baca Juga: DPD PAN Jeneponto Rekomendasikan 8 Nama Calon Presiden, 3 Gubernur

“Jadi tiga tahun terakhir progres penanganan kemiskinan Pemerintah Kabupaten Jeneponto sangat membuahkan hasil positif,” ungkap Muhammad Kamil.

Dikutip dari laman sulsel.bps.go.id data Persentase Penduduk Miskin (P0) Menurut Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan tahun 2010, Kepulauan Selayar 14,98 persen, Bulukumba 9,02  persen, Bantaeng  10,24  persen, Jeneponto 19,09 persen, Takalar 11,16 persen, Gowa  9,49 persen, Sinjai 10,68 persen, Maros 14,62 persen, Pangkep 19,26 persen, Barru 10,68 persen, Bone 14,08 persen, Soppeng 10,41 persen, Wajo 8,96 persen, Sidrap 6,99 persen, Pinrang 9,01 persen, Enrekang 16,84 persen, Luwu 15,43 persen, Tana Toraja 14,61 persen, Luwu Utara 16,24 persen, Luwu Timur 9,18 persen, Toraja Utara 19,08 persen, Makassar 5,86 persen, Pare Pare 6,53 persen, Palopo 11,28 persen.

data Persentase Penduduk Miskin (P0) Menurut Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan

Persentase Penduduk Miskin (P0) Menurut Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan tahun 2021, Kepulauan Selayar 12,45 persen, Bulukumba 7,43 persen, Bantaeng 9,41 persen, Jeneponto 14,28 persen, Takalar 8,25 persen, Gowa 7,54 persen, 
Sinjai 8,84 persen, Maros 9,57, Pangkep14,28 persen, Barru 8,68 persen, Bone 10,52 persen, Soppeng 7,53 persen, Wajo 6,46 persen, Sidrap 5,04 persen, Pinrang 8,81 persen, Enrekang 12,47 persen, Luwu 12,53, Tana Toraja 12,27 persen, Luwu Utara 13,59 persen, Luwu Timur 6,94 persen, Toraja Utara 11,99 persen, Makassar 4,82 persen, Pare Pare 5,40 persen dan Palopo 8,14 persen.

Sedangkan tahun 2019 persentase penduduk miskin Kabupaten Jeneponto berada di angka 14,88 persen, 2020 14,58 persen dan 2021 14, 28 persen, dimana setiap tahun mengalami penurunan 0,3 persen.

Bagikan