Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Mobil Kontainer

Terkini.id, Jeneponto – Sesosok pria berusia 47 tahun ditemukan tak bernyawa didalam mobil kontainer di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Pria itu ditemukan tak bernyawa diatas mobil kontainer berwarna oranye dengan nopol DD 8681 RT yang terparkir tepat didepan Jeneponto point.

Penemuan jasad itu dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Jeneponto, Iptu Nasaruddin, menurutnya jasad pria itu ditemukan oleh warga sekitar pukul 01.30 Wita, Selasa, 2 Agustus 2022 dini hari.

Baca Juga: Warga Salekoa Batumopang yang Terseret Banjir Ditemukan di Laut Batule’leng...

“Jadi yang menemukan pertama kali mayat tersebut adalah Wiwin, warga BTN Agang Jene,” kata Iptu Nasaruddin.

Berdasarkan keterangan saksi yang diterima oleh kepolisian, mobil itu sudah lama diparkir diarea jalan Sultan Hasanuddin.

Baca Juga: Riki Belum Ditemukan, Tim Rescue SAR Bantaeng Terus Melakukan Pencarian

“Curiga karena mobil itu sudah diparkir selama empat hari, sehingga dia  mendatangi dan memanggil sang sopir namun tak mendapat respon,” katanya.

Karena tak direspon oleh sang sopir mobil tersebut, Wiwin kemudian mendobrak pintu mobil.

“Hasilnya, Wiwin melihat mayat laki-laki yang sudah meninggal dunia di belakang kemudi job,” jelas Iptu Nasaruddin.

Baca Juga: Riki Belum Ditemukan, Tim Rescue SAR Bantaeng Terus Melakukan Pencarian

Setelah itu, Wiwin kemudian melaporkan hal itu ke SPKT Polres Jeneponto untuk melakukan olah TKP.

“Saat petugas melakukan olah TKP, anggota menemukan sebuah SIM bernama Sahar, alamat jalan Kandea, Makassar. Tapi sebenarnya, Saharuddin adalah warga Loka Kecamatan Rumbia,” terangnya.

Setelah pihaknya melakukan olah TKP, jasad itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang.

Pihak Kepolisian meduga, sopir kontainer itu meninggal dunia karena kelelahan,”dugaan sementara, sopir tersebut meninggal dunia akibat kelelahan  karena tak ada tanda-tanda kekerasan pada jasad tersebut,”ucapnya.

Bagikan