Alami Kerugian, Ratusan Petani Rumput Laut Seruduk Kantor DPRD Jeneponto
Komentar

Alami Kerugian, Ratusan Petani Rumput Laut Seruduk Kantor DPRD Jeneponto

Komentar

Terkini.id, Jeneponto – Ratusan petani rumput laut yang tergabung dalam gerakan aliansi pemuda dan masyarakat pesisir Kelurahan Biringkassi Kecamatan Binamu dan Desa Barongtala Tamalatea berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Rabu, 5 Juli 2023.

Mereka berunjukrasa lantaran mengalami kerugian karena mengalami gagal panen yang diduga akibat limbah tambak udang.

Tambak udang itu di kelola oleh PT Don Udang Aquacultere dan PT Aliyah Bontojai yang berlokasi di Mannyumbeng, Kelurahan Biringkassi, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Alami Kerugian, Ratusan Petani Rumput Laut Seruduk Kantor DPRD Jeneponto
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani

Limbah tambak udang tersebut langsung terbuang ke laut karena diduga Instalasi Pengolah Limpah (IPAL) tidak dikelolah dengan baik.

Dalam orasinya, jenderal lapangan aksi, Muhammad Yunus mengatakan, IPAL tambak udang milik PT Don Udang Aquacultere diduga tidak memiliki Ipal.

“Tambak udang atau budidaya idealnya harus memiliki IPAL dan dan mengelolanya dengan baik, sehingga air laut tidak tercemar dan mengakibatkan rumput laut milik para petani rusak, sehingga para petani rumput laut mengalami kerugian besar,” kata Yunus dalam orasinya.

Para pengunjukrasa mendesak pemerintah Kabupaten Jeneponto bersama anggota DPRD mengambil langkah yang konkret.

“Pemerintah Jeneponto bersama anggota DPRD harus mengambil langkah yang tegas, agar masyarakat pesisir tidak mengalami kerugian.

Dalam aksi tersebut, mereka mendesak DPRD Jeneponto untuk lebih ketat melakukan pengawasan dan sidak terhadap tambak udang tersebut.

Selain itu, mereka mendesak Bupati Jeneponto dan DPRD untuk menutup tambak udang tersebut.