Disdikbud Jeneponto Gelar Forum Koordinasi Evaluasi Dana BOSP
Komentar

Disdikbud Jeneponto Gelar Forum Koordinasi Evaluasi Dana BOSP

Komentar

“Kegiatan ini murni dilaksanakan tanpa program di DPA, tanpa anggaran yang ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, kami semua berjalan di atas atas hati nurani sebagai manajer BOSP, ini karena niat agar supaya pengelolaan Dana BOSP bisa berjalan baik dan benar,” Pungkasnya.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Uskar Baso, dalam arahannya menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan itu merupakan suatu langkah yang strategis dalam menyelesaikan masalah masalah yang dialami dalam pengelolaan dana BOS.

“Kenapa kegiatan ini dilaksanakan di Desa yang kondisinya dingin, karena kami sangat mengharapkan setiap UPT dapat mengelola dana BOS dengan baik,” tegas Uskar.

Pada kesempatan itu, Kadis Uskar menyampaikan adanya Kepala Sekolah yang menganggarkan insentif untuk guru yang berstatus ASN dari dana BOS.

“Hal itulah yang banyak menjadi temuan, namun pada hakekatnya, jika juknis pengelolaan dana BOS dilarang untuk digunakan dalam insentif bendahara, maka akan menimbulkan permasalahan bagi Kepala sekolah karena tidak ada guru yang bersedia menjadi bendahara, sebab berat kerjanya tapi tidak ada insentifnya,” Ungkap Uskar.

Baca Juga

Namun Uskar pun menyampaikan agar Kepala Sekolah tidak cemas, Dinas Pendidikan akan atensi hal tersebut dengan berkoordinasi dengan pihak Inspektorat dan BPK.

“Kemungkinan besar dengan tidak adanya insentif bendahara dari dana BOS itu menjadi penyebab bagi bendahara untuk asal bekerja. Insya Allah kami akan terus mencari solusi untuk mencari solusi terkait apa yang di kuatirkan oleh para Kepala Sekolah,” pungkasnya.

Sementara, j Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri mengapresiasi kegiatan forum koordinasi evaluasi pengelolaan dana BOSP yang dilaksanakan oleh Disdikbud Jeneponto.

“Kami menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Dinas serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto dan segenap jajarannya atas inisiasinya dalam berupaya memperbaiki pengelolaan dana BOSP,” jelas Junaedi Bakri.

Terkait adanya masalah-masalah pengelolaan BOSP ini, tentunya dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Disdikbud Jeneponto melalui manajemen BOSP itu merupakan upaya keras Disdikbud Jeneponto untuk menuntaskan dan menemukan persamaan persepsi dan membelanjakan dana BOSP.