Merasa di-PHP, Sahabat Bonto Lojong Galang Dana, Koordinator Sebut Pemerintah Hanya Bisa Menjanji

Terkini.id, Jeneponto – Pemerintah tak tepati janjinya untuk peningkatan jalan di kawasan Agrowisata Bonto Lojong, Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, puluhan masyarakat turun melakukan penggalangan dana.

Puluhan masyarakat yang tergabung dalam  Sahabat Bonto Lojong melakukan aksi penggalangan dana di jalan poros nasional Lanto Daeng Pasewang depan Kantor Bupati dan DPRD Jeneponto.

Selain di jalan raya, Sahabat Bonto Lojong juga melakukan aksi penggalangan dana dengan memasuki beberapa ruangan di kantor Bupati Jeneponto dan di gedung DPRD.

Merasa di PHP, Sahabat Bonto Lojong Galang Dana, Koordinator Sebut Pemerintah Hanya Bisa Menjanji

Koordinator aksi Herdiawan mengatakan, aksi galang dana ini merupakan inisiatif dari seluruh anggota . komunitas Sahabat Bonto Lojong.

“Tujuan dari aksi donasi penggalangan dana untuk mengerjakan peningkatan jalan menuju Agrowisata Bonto Lojong yang ada di Desa Ujung Bulu, aksi ini dilakukan karena tidak diperhatikan oleh Pemerintah daerah,” kata Herdiawan.

Menurutnya, penggalangan dana itu dilakukan setelah memastikan bahwa peningkatan jalan ke Agrowisata Bonto Lojong tidak dianggarkan oleh Pemerintah pada tahun anggaran 2022.

“Gerakan ini sebuah kesepakatan yang terbangun oleh sahabat Bonto Lojong. Ini berangkat dari kekecewaan kita lantaran sudah dijanji namun hanya janji semata,” ujarnya.

Merasa di PHP, Sahabat Bonto Lojong Galang Dana, Koordinator Sebut Pemerintah Hanya Bisa Menjanji

Dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Jeneponto tidak berniat untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di Butta Turatea.

“Saya menganggap tidak niat untuk memajukan obyek wisata yang dapat Kabupaten Jeneponto,” tegasnya.

Sementara Sekretaris daerah (Sekda) Jeneponto, Arifin Nur merasa tersinggung dengan adanya aksi penggalangan dana untuk mengerjakan peningkatan akses jalan menuju Agrowisata Bonto Lojong.

“Tersinggungka saya dengan aksi ini,” kata Arifin Nur saat disedorkan kotak donasi di kantor Bupati Jeneponto.

Bagikan