Bupati Jeneponto Iksan Iskandar Salat Idul Fitri Bersama Ribuan Masyarakat

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar Salat Idul Fitri Bersama Ribuan Masyarakat

S. Bachtiar

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

"IPM dalam periode ini naik 1,8 Point. Kenaikan ini sangat signifikan dibanding dengan kenaikan IPM Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan. Berdasarkan point kenaikan ini, menempatkan Jeneponto pada urutan 13 dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan," jelas Iksan.

Terkait dengan angka kemiskinan di Kabupaten Jeneponto, yang selama ini selalu berada di posisi termiskin di Sulawesi Selatan, Iksan mengatakan dari tahun 2018 hingga 2022 mengalami penurunan.

"Kinerja penanganan kemiskinan di Jeneponto mengalami penurunan, pada tahun 2018 hingga 2022 turun sebesar 1,75 persen, dimana tahun 2018 sebesar 15,38 persen turun menjadi 13,73 persen pada tahun 2022. Dengan capaian ini menempatkan Kabupaten Jeneponto sebagai Kabupaten dengan Progresifitas kinerja penurunan angka kemiskinan terbaik di Sulawesi Selatan," ungkapnya

Untuk pengembangan sektor riligi, Jeneponto juga semakin membaik dengan menghadirkan program strategis, yakni program 1000 Hafidz,

"Dimana saat ini telah di wisuda sebanyak 850 Hafidz dan insya Allah dipenghujung periode pemerintahan kami, target tersebut akan tercapai," pungkas Iksan.

Pada kesempatan itu, kepada pimpinan dan anggota DPRD, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri dan Agama, Iksan Iskandar menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang tak terhingga, atas segala dukungan dan kerja sama yang telah tercipta dengan baik selama ini.

"Atas kerjasama yang baik selama ini sehingga roda pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung dengan baik. Tanpa dukungan dari pihak Legislatif dan Forkopimda, semua hal yang diinginkan tidak akan terlaksana dan tercapai dengan baik," kata Iksan.

Selain itu, Bupati Jeneponto dua periode itu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan perbankan, BUMN dan swasta yang ada di Kabupaten Jeneponto,"Terima kasih atas segala dukungan dan partisipasinya selama ini," ucapnya.

Iksa menambahkan harapannya, agar simpul cinta yang telah terikat dengan utuh selama ini tidak terputus akar dari pohonnya.

"Kebersamaan akan semakin kokoh dalam kekuatan cinta, meski dihempaskan oleh badai dan di terjang oleh ombak yang besar. Tanamkan nilai Sikatutui, siri na pacce, na sipammaling-malingi. Semoga nilai tersebut menjadi filosofi hidup kita bersama dalam mewujudkan Butta Turatea yang baldatun tayyibatun warabbulgafur," tutup Iksan Iskandar.