Bentang Harapan Jalan Penghubung Arpal-Camba-camba Mulai Berwujud Nyata Jadi Jembatan Kemajuan Antar Desa

Bentang Harapan Jalan Penghubung Arpal-Camba-camba Mulai Berwujud Nyata Jadi Jembatan Kemajuan Antar Desa

S. Bachtiar

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jeneponto – Lembaran baru perjalanan kehidupan mulai terukir di Dusun Bontote’ne, Desa Arpal, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. Di bawah langit yang cerah, semangat kebersamaan mewarnai setiap jengkal tanah yang diolah, seiring Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto bersama warga setempat membentangkan harapan dalam wujud jalan rabat beton. Per Sabtu, 2 Mei 2026, pembangunan akses vital ini telah mencapai panjang sekitar 300 meter dari total target keseluruhan 1.100 meter.

Setiap meter yang berhasil dibangun bukan sekadar susunan material yang tersusun rapi, melainkan bukti nyata bahwa perubahan sedang hadir di tengah masyarakat. Jalan yang dulunya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, kini perlahan bertransformasi menjadi jalur yang kokoh dan layak digunakan. Di lapangan, suasana kebersamaan terasa begitu kental. Personel Satgas yang terdiri dari unsur TNI dan Polri bahu-membahu bekerja, dibantu secara antusias oleh warga yang rela menyisihkan waktu dan tenaga untuk ikut serta dalam proses pembangunan.

Kolaborasi yang terjalin erat ini menjadi kekuatan utama yang membuat setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar dan semakin cepat terselesaikan. Kehadiran jalan ini memiliki makna yang sangat strategis, karena nantinya akan menjadi penghubung utama antara Desa Arpal dan Desa Camba-camba—membuka konektivitas yang selama ini masih terbatas dan kerap menjadi kendala aktivitas warga sehari-hari.

Bentang Harapan Jalan Penghubung Arpal-Camba-camba Mulai Berwujud Nyata Jadi Jembatan Kemajuan Antar Desa

Menyikapi capaian progres tersebut, Dandim 1425/Jeneponto yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, menyampaikan rasa syukurnya. Ia menegaskan bahwa angka yang dicapai adalah buah dari sinergi yang solid antara seluruh pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah, hingga saat ini pembangunan jalan rabat beton sudah mencapai sekitar 300 meter. Ini adalah hasil kerja bersama antara personel Satgas dan masyarakat yang terus bergotong royong tanpa kenal lelah di lapangan,” ujarnya.

Dansatgas juga menekankan bahwa dalam mengejar target penyelesaian, kualitas hasil pembangunan tidak pernah dikorbankan. “Kami terus mendorong percepatan pengerjaan, namun kualitas tetap menjadi prioritas utama. Jalan ini harus dibangun dengan kokoh, tahan lama, dan benar-benar mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat untuk jangka waktu yang panjang,” tegasnya.

Bentang Harapan Jalan Penghubung Arpal-Camba-camba Mulai Berwujud Nyata Jadi Jembatan Kemajuan Antar Desa

Lebih lanjut, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menjelaskan dampak besar yang akan dihasilkan dari keberadaan infrastruktur ini. Menurutnya, akses yang terbuka lebar akan menjadi pendorong utama kemajuan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.

“Jalan ini menjadi penghubung penting antara Desa Arpal dan Desa Camba-camba. Dengan akses yang semakin baik dan lancar, mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mengangkut hasil pertanian, maupun mengakses layanan publik akan semakin mudah. Hal ini tentu akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua desa,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Dansatgas memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi aktif yang ditunjukkan oleh seluruh warga. Ia menilai semangat gotong royong yang hidup di tengah masyarakat menjadi kunci keberhasilan utama program TMMD ini.

“Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat menjadi modal terbesar dan kunci keberhasilan seluruh kegiatan ini. Kebersamaan inilah yang membuat setiap pekerjaan dapat berjalan lebih optimal dan hasilnya dirasakan bersama. Kami berharap semangat ini terus terjaga hingga seluruh pembangunan rampung sepenuhnya,” pungkasnya.