Syamsuddin Karlos Minta Polisi Usut Tuntas Penyebab Kebakaran Pasar Karisa Jeneponto

Syamsuddin Karlos Minta Polisi Usut Tuntas Penyebab Kebakaran Pasar Karisa Jeneponto

S. Bachtiar

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jeneponto - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, dari fraksi PAN, Syamsuddin Karlos berkunjung ke pasar tradisional Karisa Turatea Kabupaten Jeneponto yang ludes terbakar, Jumat, 25 September 2020.

Dalam kunjungannya, Legislator PAN putra lokal Jeneopnto, sangat prihatin melihat kondisi pasar Karisa Turatea yang hangus terbakar.

"Kebakaran merupakan kebakar yang sangat luar biasa, kurang lebih 1.000 kios dan lapak hangus terbakar, bahkan rangka pasar ambruk," kata Syamsuddin Karlos.

Menurutnya, akibat kebakaran tersebut, roda perekonomian di Kabupaten Jeneponto akan terhenti sehingga pemerintah harus secepatnya mengambil langkah.

"Saya sangat mengharapkan pemerintah daerah dan Provinsi untuk segara berkoordinasi mencari solusi bagaimana cara agar para pedagang di pasar Karisa Turatea bisa dicarikan tempat untuk menjual sementara," harap Syamsuddin Karlos.

Selain itu, Ketua fraksi PAN DPRD Sulsel itu meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas penyebab kebakaran di pasar Karisa Turatea Jeneponto.

"Kami minta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas penyebab kebakaran yang menghanguskan pasar ini, kebakaran ini mengakibatkan kerugian yang sangat luar bisa, kalau saya taksir kerugian akibat kebakaran ini kurang lebih 1 Triliun," tegas Syamsuddin Karlos.

Dia juga mengatakan bangunan pasar Karisa Turatea Jeneponto yang terbakar itu sudah tidak layak lagi dipakai.

"Bangunan ini harus dibongkar, kalau saya lihat, konstruksi bangunan pasar Karisa tidak memenuhi standar, kita lihat bersama besi H itu bisa melengkung panas api, itu harus juga menjadi perhatian," ujarnya.

Dia mengaku akan berupaya sehingga para pedagang bisa mendapatkan tempat sementara untuk berjualan.

"Insya Allah, kami akan berkoordinasi dengan pak Gubernur Sulsel, untuk bagaimana cara dapat memberikan bantuan kepada Pemkab Jeneponto dalam menangani bencana ini," tutup Syamsuddin Karlos.