Konsultasi Kepariwisataan di Balikpapan, Wakil Ketua DPRD Jeneponto Minta Maaf Tak Bisa Temui Pendemo

Konsultasi Kepariwisataan di Balikpapan, Wakil Ketua DPRD Jeneponto Minta Maaf Tak Bisa Temui Pendemo

S. Bachtiar

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jeneponto - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto melaksanakan kunjungan kerja (Kuker) ke DPRD Kota Balikpapan Selasa, 13 Oktober 2020.

Kunjungan kerja ke DPRD Kota Balikpapan dalam rangka konsultasi terkait rancangan peratutan daerah mengenai kepariwisataan di Kabupaten Jeneponto.

"Kunjungan kerja kami bersama anggota Bapemperda DPRD Jeneponto untuk konsultasi terkait dengan peningkatan kepariwisataan di Jeneponto, yang tentunya perlu adanya peraturan yang dapat dijadikan dasar, sehingga kita berkonsultasi tentang rancangan Perda kepariwisataan," kata Wakil Ketua I DPRD Jeneponto, Irmawati Zainuddin kepada terkini.id, yang dikonfirmasi lewat telpon selulernya, Selasa, 13 Oktober 2020.

Menurutnya, Kabupaten Jeneponto memiliki banyak potensi destinasi wisata yang dapat di kembangkan," daerah kita memiliki obyek wisata yang berpotensi untuk dikembangkan, untuk itu perlu didukung peraturan daerah," ungkapnya.

Lebih lanjut, Irmawati menyampaikan, pengembangan sektor Pariwisata di Kabupaten Jenepoto harus berdasarkan peraturan daerah.

"Rancangan Perda Keparawisataan sementara digodok di DPRD Jeneponto,  semoga pembahasan Raperda Kepariwisataan dalam dilaksana dengan baik demi peningkatan destinasi wisata di Butta Turatea," terang Irmawati.

Legislator Golkar itu juga menyampaikan permintaan maaf kepada para pengunjuk rasa yang melakukan unjuk rasa, Senin, 12 Oktober 2020 di depan gedung DPRD Jeneponto.

"Saya minta maaf kepada demostran, karena tidak bisa menemui saat melakukan unjuk rasa di gedung DPRD Jeneponto kemarin," ujarnya

Dia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap apa yang dialami para demonstran saat berunjuk rasa di kantor DPRD Jeneponto.

"Kami turut perihatin atas kejadian kemarin, dimana ada beberapa adek-adek pengunjunjuk rasa yang terluka, semoga cepat," tutup Irmawati.