Jamu UNICEF dan Jenewa Madani, Puskesmas Togo-Togo Paparkan Inovasi Pencegahan Stunting

Jamu UNICEF dan Jenewa Madani, Puskesmas Togo-Togo Paparkan Inovasi Pencegahan Stunting

S. Bachtiar

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jeneponto - UNICEF dan Yayasan Jenewa Madani serta Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan terus melakukan diseminasi Program Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP). Selain itu juga berkomunikasi langsung dengan pihak Puskesmas.

Seperti dalam kunjungannya di Kabupaten Jeneponto, Selasa, 30 Mei 2023, pihak UNICEF dan Yayasan Jenewa Madani mengunjungi Puskesmas Togo-Togo.

Pihak UNICEF dan Yayasan Jenewa Madani disambut oleh Kepala Puskesmas Togo-Togo Imran Rosady, Camat Batang, PKK Kecamatan Batang bersama dengan seluruh tenaga kesehatan Puskesmas Togo-Togo.

Dalam kunjungannya, pihak UNICEF dan Yayasan Jenewa Madani disuguhkan dengan pemaparan inovasi pencegahan stunting oleh pihak Puskesmas Togo-Togo.

Jamu UNICEF dan Jenewa Madani, Puskesmas Togo-Togo Paparkan Inovasi Pencegahan Stunting
UNICEF dan Jenewa Madani Kunjungi Puskesmas Togo Togo Jeneponto/S.Bachtiar

Kepala Puskesmas Togo-Togo, Imran Rosady menyampaikan kebahagiannya atas kunjungan UNICEF dan Jenewa Madani di Puskesmas yang dipimpinnya.

"Puskesmas Togo-Togo berkomitmen penuh dalam upaya pencegahan stunting. Kita terus mendorong agar terciptanya berbagai inovasi pencegahan stunting di desa maupun kelurahan di Kecamatan Batang. Alhamdulillah, berkat kerjasama lintas sektor, kita telah melahirkan dua inovasi unggulan dalam pencegahan stunting yaitu Busanti (Bungeng Sadar Stunting) serta Kumis (Kaluku Menolak Kejadian Stunting)," ungkap Imran Rosady.

Menurutnya, Program inovasi Busanti itu menganut konsep wisata posyandu yang diharapkan berhasil meningkatkan capaian anak yang mendapat skrining tumbuh kembang.

Jamu UNICEF dan Jenewa Madani, Puskesmas Togo-Togo Paparkan Inovasi Pencegahan Stunting
UNICEF dan Jenewa Madani Kunjungi Puskesmas Togo Togo Jeneponto/S.Bachtiar

"Sedangkan program inovasi Kumis kita fokuskan pada pemberian edukasi melalui Kelas Bapak Kumis sehingga berhasil menciptakan para suami-suami siaga yang membantu para istrinya merawat anaknya di rumah," terangnya.

Tim Jenewa dan Unicef yang menyimak presentasi mengaku sangat senang dengan inovasi yang diciptakan Puskesmas Togo-Togo.

"Sudah selayaknya pelayanan publik diciptakan atas kebutuhan masyarakat sehingga mereka dapat senang hati terlibat dengan program yang di buat. Ini adalah contoh yang baik bagi puskesmas lain", ujar Ketua Tim Jenewa Surahmansah Said.