Terkini.id, Jeneponto -Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan melalui Bagian Kesra menggelar peringatan Isra Mi’raj 1443 Hijiriah di rua Pola Panrannuangta, Kantor Bupati, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Rabu, 9 Maret 2022 Masehi.
Hadir, Wakil Bupati, Paris Yasir, unsur Forkopimda, para Asisten, staf Ahli, beberapa Kepala OPD, Kabag, Kakan Kemenag, KUA, TP PKK, dan para pimpinan organisasi.
Kepala Bagian Kesra Setda Jeneponto selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan, peringatan peringati Isra' Mi'raj 1443 Hijriah, 2022 Masehi mengangkat tema "Dengan Isra' Mi'raj kita tingkatkan Ukhuwah Islamiyah , watganiah, dan Insania menuju Jeneponto smart".

"Tema itu kami angkat tentunya karena karakteristik utama masyarakat Islam adalah terciptanya ukhuwah Islamiyah dengan sesama muslim, sehingga melahirkan persatuan umat Islam yang kuat. Ukhuwah islamiah merupakan unsur kekuatan yang menjadi karakteristik masyarakat Islam, Dengan kekuatan ukhuwah dan ikatan hati sesama muslim, maka akan lahir kekuatan kepemimpinan Islam," jelas Kepala Bagian Kesra Setda Jeneponto, Sirajuddin Mamang.
Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir dalam sambutannya mengatakan, Peringatan hari besar Islam, seperti Isra’ Mi’raj adalah merupakan momentum yang sangat baik bagi kita, untuk melakukan aktualisasi nilai dan ajaran agama, khususnya dalam merenungi makna dari peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa lalu yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW.

"Peristiwa bersejarah ini mengandung nilai historis yang sarat dengan pesan moral yang membuktikan kebesaran dan kebenaran risalah Ilahi yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Hal ini mengandung arti bahwa nilai-nilai kebenaran Islam, baik yang bersumber dari Al-qur’an maupun sunnah Rasul, perlu diterjemahkan dan diamalkan oleh umat Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam membangun kebersamaaan dan kepedulian sosial, Memperkuat moral keagamaan yang dilandasi semangat spiritual yang tinggi," kata Paris Yasir.
Menurutnya, dalam perspektif pemerintahan dan pembangunan di daerah ini, maka ajaran Rasulullah kita jadikan sebagai nilai-nilai dasar dalam menggerakan sektor tersebut.

"Kita membangun kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah selaku pemikir, penggerak dan pelaksana pembangunan, yang dilandasi keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT sebagai salah satu prinsip pokok yang harus dipegang teguh," terang Paris Yasir.
Paris Yasir menambahkan, segala usaha dan kegiatan yang kita lakukan, hendaknya dijiwai dan dikendalikan oleh keimanan dan ketaqwaan sebagai nilai luhur yang menjadi landasan moral dan etika dalam segala aktivitas dan dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Untuk itulah jiwa dan semangat Isra Mi’raj mendidik kita untuk terus bergerak maju, melalui kerja keras dan disiplin, yang tentunya didukung oleh peran aktif segenap lapisan masyarakat," tutup Paris Yasir.










