Terkini.id, Jeneponto - Penjabat (Pj) Bupati Jeneponto Junaedi Bakri bersama Sekretaris Dinas Pertanian pantau lahan pertanian padi di Dusun Palippiri, Desa Kelumpang Loe, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Minggu, 31 Maret 2024.
Pada kesempatan itu, Pj Bupati Jeneponto, Junaedi mendorong para petani untuk terus melakukan terobosan dan berinovasi dengan teknologi pertanian, agar mampu meningkatkan kualitas padi dengan membuka penangkaran benih padi secara mandiri.
"Jika para petani sudah mampu untuk membuat benih sendiri, maka produktivitas petani akan semakin meningkat dan tentunya kesejahteraan masyarakat petani juga akan meningkat," Kata Junaedi.

Junaedi Bakri pun mengapresiasi Pemerintah Desa Kalumpang Loe , yang telah kreatif mengolah dan memasarkan hasil pertanian dengan tidak menjual hasil panen kepada tengkulak.
"Kita sangat mengharapkan budidaya penangkaran benih padi ini menjadi percontohan di Jeneponto," Harapnya.
Lebih lanjut Junaedi mengatakan, untuk mencapai kedaulatan pangan nasional, itu tidak hanya melakukan penangkaran benih padi unggul.
"Petani di Jeneponto sudah harus menerapkan modernisasi pertanian dengan menggunakan alat mesin pertanian (Alsintan) serta memperhatikan sektor bisnis sehingga lahan satu hektar dapat meningkatkan hasil panen," Jelasnya.

Menurutnya, penangkaran itu tidak lain untuk meningkatkan pendapatan para petani,"Para petani tidak hanya menjual beras, namun diharapkan menjual bibit benih padi unggul yang harga jualnya lebih tinggi," Ujarnya.
Junaedi menambahkan, pembangunan pertanian sub sektor tanaman pangan dan hortikultura memiliki peranan strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

"Kebutuhan pangan masyarakat terus meningkat setiap tahun, untuk itu kita harus mencanangkan program peningkatan produksi padi dengan peningkatan indeks pertanaman sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas padi, termasuk dengan menambah penangkaran padi di Jeneponto," Terangnya.
Sementara, Kepala Dusun Palippiri, Ahmad Balumbung mengatakan penangkaran yang dikembangkan seluas kurang lebih 5 hektar.
" Ini varietas unggulan, Insya Allah akan semakin kami kembangkan, saat ini sudah ada sekitar 5 hektar yang kami lakukan penangkaran," Ungkap Ahmad Balumbung.










