Terkini, Jeneponto — Peringatan Hari Jadi Kabupaten Jeneponto ke-163, Jumat,1 Mei 2026 menjadi momentum reflektif sekaligus progresif bagi Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam menegaskan arah pembangunan yang berkelanjutan.
Di hadapan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaeman, Bupati Jeneponto, Paris Yasir, memaparkan secara komprehensif capaian pembangunan daerah sejak awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Islam Iskandar.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa visi “Jeneponto Bahagia” bukan sekadar slogan, melainkan arah pembangunan yang terukur, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Capaian pembangunan hari ini adalah hasil kerja bersama. Dengan semangat A’bulosibatang, kita terus bergerak memastikan pembangunan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Secara makro, kinerja ekonomi Kabupaten Jeneponto menunjukkan tren positif. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2025 mencapai Rp34,11 triliun, dengan sektor pertanian sebagai kontributor utama. Pertumbuhan ekonomi juga mengalami peningkatan signifikan menjadi 6,59%, menempatkan Jeneponto dalam lima besar pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.
Dari sisi kesejahteraan, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 11,42%, turun 0,4% dari tahun sebelumnya. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga mengalami penurunan dari 2,38% menjadi 1,88%. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus meningkat hingga mencapai angka 70,25, menandakan kualitas hidup masyarakat yang semakin baik.
Di sektor tata kelola pemerintahan, capaian signifikan ditunjukkan melalui peningkatan nilai SAKIP dengan predikat B, serta Indeks Kepuasan Masyarakat yang mencapai 79,67%. Hal ini mencerminkan pelayanan publik yang semakin responsif dan transparan.
Momentum Hari Jadi juga diwarnai dengan penayangan video capaian pembangunan Bupati dan Wakil Bupati sejak dilantik hingga saat ini, yang menggambarkan progres nyata di berbagai sektor.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol peresmian berbagai infrastruktur strategis, meliputi ruas jalan, gedung pelayanan publik, serta puskesmas. Pemerintah daerah juga memperkuat jaminan sosial melalui program BPJS, menyerahkan santunan kepada masyarakat, serta memberikan penghargaan kepada insan pers atas perannya dalam mendukung keterbukaan informasi.
Dalam arah kebijakan ke depan, Bupati menegaskan fokus pembangunan pada sektor strategis, di antaranya ketahanan pangan dan kelautan, penguatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM, pembangunan Pasar Modern Karisa, serta peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.










