Terkini.id, Jeneponto - Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Sulawesi Selatan temui Iksan Iskandar di ruang rapat Bupati, kantor Daerah, jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto Jeneponto, Selasa, 26 Juli 2022.
Kedatangan Rombongan BBGP yang di pimpin oleh Muhammad Haedir merupakan wujud dalam pengimplementasian kurikulum merdeka di Jeneponto.
Muhammad Haedir menyampaikan kesiapan BBGP Sulsel dalam mendampingi para guru dan tenaga pendidik di Keneponto.
"Terdapat 251 satuan pendidikan yang mendaftar IKM (Implementasi Kurikulum Merdeka), terdapat 198 satuan atau sekitar 78.88 persen yang telah login ke aplikasi PMM," kata Muhammad Haedir.
Menurutnya, dasar pelaksanaan Kepmendikbudristek nomor 56 tahun 2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam rangka Pemulihan Pembelajaran (Kurikulum Merdeka).
"Hal itu sebagai pedoman penerapan kurikulum baru di sekolah non peserta program sekolah penggerak," ujarnya.
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar menyambut baik program yang di sampaikan oleh BBGP Sulsel.
"Program ini bukan hanya meningkatkan kualitas guru, akan tetapi juga meningkatkan kemampuan para tenaga pendidik dalam memberikan spirit kepada peserta didik guna mewujudkan generasi masa depan yang berkualitas dan handal," kata Iksan Iskandar.
Ia pun berharap sinergitas terus harus di bangun guna peningkatan kualitas mutu pendidikan di Jeneponto mampu menciptakan IPM yang lebih baik kedepan.
"Penting bagi seluruh satuan Pendidikan untuk mendorong guru-guru mereka agar dapat mengoptimalkan pemanfaatan PMM atau platform merdeka Mengajar, karena dengan PMM mereka dapat mengadopsi beberapa perangkat ajar yang telah tersedia, juga dapat bergabung di beberapa komunitas belajar seluruh Indonesia," ujarnya.










