Terkini.id, Jeneponto - Kapolres AKBP Andi Erma Suryono bersama Wakil Bupati Paris Yasir dan Forkopimda yang tergabung dalam tim pengendalian Inflasi daerah (TPID) pantau harga bahan pokok di pasar Karisa Turatea jalan Pahlawan, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Selasa, 7 Februari 2023.
Hal dilaksanakan dalam rangka penanaganan inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah tahun 2023.
Pemantauan harga bahan pokok itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir.

Dalam kegiatan tersebut Wabup Jeneponto bersama rombongan melakukan pemantauan serta pengecekan harga bahan pokok di pasar induk Karisa Turatea Jeneponto.
"Dari hasil pemantauan dan pengecekan diperoleh adanya beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, namun masih relatif," kata Kapolres Jeneponto, AKBP Andi Erma Suryono.
Selain itu, dalam pemantauan tersebut juga ditemukan berkurangnya stok bahan pokok jenis beras.

"Dari pengakuan para pedagang, stok beras sedikit mengalami kekurangan, dalam hal stok beras di para pedagang yang biasanya memperoleh 3-5 karung beras saat ini hanya mendapatkan 2 sampai 3 karung beras per pedagang," jelasnya.
Hasil pemantauan harga bahan pokok pertanian, industri, peternakan, perikanan dan narang strategis
Bahan Pokok Hasil Pertanian, beras membromo bersih Rp 10.000 / liter, beras membromo biasa : Rp 8,500 / liter, beras biasa : Rp 8.000 - 8.500 / liter.

Harga Cabe Keriting Rp 25.000/Kg, biasa Rp 50.000/Kg dan cabe besar Rp 20.000/Kg. Untuk harga Garam beryodium (halus) Rp 5.000/500 g, biasa Rp 3.500/liter
Bahan Pokok Hasil Industri, Gula Pasir DN (ex super) Rp 11.000/Kg, DN (ex spesial) Rp 12.000/Kg, Gulaku Rp 15.000/Kg.
Minyak Goreng Kemasan Rp 23.000/Liter. Tepung Terigu Segitiga biru Rp 14.000/Kg, Kompas Rp 13.000/Kg, Gatot kaca : Rp 12.000/Kg.










