Terkini.id, Jeneponto - Pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jeneponto terus dilakukan dengan berbagai inovasi, seperti yang dilaksanakan Puskesmas Togo-Togo Kecamatan Batang.
Dalam mengkampanyekan inovasi penurunan angka stunting di wilayahnya, Puskesmas Togo-Togo bersama Yayasan Jenewa Madani dan UNICEF Indonesia melaksanakan talk show dalam acara bertajuk Togo-Togo Podcast (Go-Cast), Kamis, 6 Juli 2023.
Acara yang dipandu oleh Muh Haris itu, menghadirkan 3 narasumber hebat yaitu Kepala Puskesmas Togo-Togo Imran Rosady, Direktur Yayasan Jenewa Madani Surahmansah Said dan salah seorang warga Desa Bungeng, Nur Qadriana sebagai penerima manfaat dari kegiatan inovasi.
Kepala Puskesmas Togo-Togo, Imran Rosady dalam talk show itu mengatakan Puskesmas Togo-Togo terus bekerja keras untuk dapat menurunkan angka stunting.
"Kita terus mendorong upaya untuk menurunkan stunting melalui kegiatan inovasi-inovasi yang kita buat bersama pemerintah desa," kata Imran Rosady.

Ia pun menyampaikan salah satu Desa yakni, Desa Kalukku. Dimana dalam mencegah stunting, di Desa Kalukku memiliki inovasi Bapak Kumis.
"Contohnya di Desa Kaluku, dilakukan kelas Bapak Kumis agar menciptakan para suami yang siaga untuk menjaga ibu hamil," jelasnya.
Di samping itu kata Imran Rosady. Di Desa Bungeng dirinya mendorong pemerintah Desa untuk membuat tampilan posyandu yang lebih menarik dengan konsep wisata.
"Itu dilakukan agar para balita tidak takut lagi ke posyandu. Karena ketidak hadiran balita di posyandu dapat menghambat upaya deteksi dini stunting kepada balita," ujarnya.
Imran Rosady menambahkan, inovasi itu dapat diwujudkan jika semua pihak berperan aktif didalamnya.









