Terkini, Jeneponto — Inovasi pelayanan kesehatan masyarakat yang digagas oleh Puskesmas Binamu Kota, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, mendapat apresiasi hangat dari para ibu hamil.
Program inovasi yang diberi nama JEMPOL (Jemput Hadiah di Posyandu Langsung) dinilai berhasil meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memeriksakan kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang anak balita di Posyandu.
Salah seorang ibu hamil, Daeng Sanga (28), menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap program tersebut. Ia mengaku lebih semangat datang ke Posyandu karena merasa diperhatikan dan termotivasi oleh hadiah yang diberikan.

“Inovasi JEMPOL sangat membantu kami, terutama ibu-ibu muda. Selain mendapat informasi kesehatan, kami juga merasa dihargai dan diperhatikan,” kata Daeng Sanga.
Program JEMPOL dirancang untuk memberi insentif langsung berupa hadiah kepada ibu hamil dan orang tua balita yang aktif mengunjungi Posyandu secara rutin.
Tujuan utama dari program ini adalah untuk mendorong deteksi dini masalah kesehatan pada ibu dan anak, khususnya stunting dan wasting (gizi buruk).
Kepala Puskesmas Binamu Kota, Imran Rosady, menjelaskan Inovasi JEMPOL merupakan upaya preventif yang digerakkan oleh tenaga kesehatan bersama kader Posyandu setempat.

“Kami ingin membangun budaya sehat sejak dini, dan Posyandu adalah ujung tombaknya. Lewat JEMPOL, kami tidak hanya memberi edukasi, tapi juga motivasi,” jelasnya.
Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, prevalensi stunting dan wasting di daerah ini masih menjadi tantangan serius. Namun, sejak penerapan JEMPOL, telah terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan ke Posyandu dan partisipasi dalam pemantauan gizi anak.
Dengan antusiasme masyarakat yang semakin tinggi, diharapkan inovasi JEMPOL dapat menjadi model pelayanan kesehatan masyarakat yang berdampak nyata dan berkelanjutan. Harapannya program ini bisa direplikasi di wilayah lain, karena manfaatnya sangat terasa.










